12 de Julio del 2002

SAYA PERNAH SEJELEK BETTY

Ana Maria Orozco

MENJADI orang jelek memang susah. Sering dihina dan dikasihani orang. Tapi bagaimana kalau wajah jelek itu malah membawa hoki? Terbukti wajah jelek Beatriz Pinzon Solano alias Betty di Betty La Fea malah membuat pemerannya, Ana Maria Orozco menjadi terkenal di mana-mana. Jika diibaratkan sebuah dari daerah koloni berhasil menaklukkan penguasanya, maka Beatriz Pinzon Solano berhasil menaklukkan penggemar telenovela di seluruh dunia. Tak hanya di benua Amerika saja.

Apa komentar Ana Maria sendiri tentang perannya sebagai Betty? Dan, apa komentarnya setelah Betty sukses merambah banyak negara serta obsesinya saat ini? Simak wawancara dengan artis kelahiran Santa Fe de Bogota (Kolombia), 4 Juli 1973 ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

Erma Dwi K

Apa benar kamu sering mengidentifikasikan diri seperti Betty?

IYA, dalam beberapa hal. Saya melihat Betty selalu dijelek-jelekkan dan dijadikan mainan. Semua itu membuat saya jadi teringat waktu dulu saya masih sekolah. Saya pernah diperlakukan seperti itu karena badan saya yang sangat kurus dan kaki saya yang kecil. Memang dari dulu saya tidak merasa diri saya cantik. Bahkan jauh sekali dari kata cantik. Tapi, sekarang saya malah bangga dengan badan kurus saya ini.

Ketika kamu berperan sebagai Betty, perubahan apa yang kamu rasakan dalam hidupmu?
POPULARITAS saya menanjak dengan sangat cepat. Saya sendiri tidak mengerti mengapa sampai begini. Jujur saja, saya tidak tidak tahu bagaimana menghadapi semua ini. Ini semua tak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Ini juga bukanlah tujuan yang saya patokkan sejak awal. Ayah saya juga seorang aktor (Luis Fernando Orozco, Red) dan dia sangat dikenal publik. Saat saya bersama dia, di jalanan sekalipun, orang-orang mengenal saya. Kini dengan adanya Betty, semua kian menjadi. Dan ketenaran ini mulai melelahkan buat saya.

Tapi, bagaimana sebenarnya reaksi masyarakat terhadap Betty sejauh yang kamu rasakan?
PADA umumnya mereka sangat sayang pada Betty. Setidaknya sikap lembut dan kasih, itu yang saya rasakan. Mereka pasti tersenyum ketika bertemu saya di jalan. Begitu pula anak-anak, mereka juga tak mau kalah. Saya yakin, bagi mereka, Betty itu sangat mengagumkan karena mereka melihat saya seperti itu. Tatapan mata kagum tapi juga penuh kasih sayang, itu yang saya rasakan.

Dari popularitas itu sendiri, apa sih yang membuatmu sangat terganggu?

SULIT buat saya mengatakannya, karena popularitas itukan yang dicari oleh artis mana pun, dan sebenarnya sangat menyenangkan bisa dikenal orang. Masalahnya di sini, popularitas itu timbul hanya karena si artis sering muncul di TV atau surat kabar, bukan karena aktingnya yang bagus. Saya sendiri lebih senang dikenal orang karena hasil kerja saya. Sayangnya, banyak orang hidup dari si artis ini dan si artis seringkali juga menjadi korban dari bisnis hiburan ini. Misalnya, perceraian saya dengan Julian Arango. Berita ini pernah mengisi hampir setiap majalah. Dan sedihnya, para wartawan melihat kedekatan saya dengan fotografer Pedro Franco sebagai satu hal yang negatif.

Benarkah hubungan kamu dengan wartawan jadi buruk gara-gara itu?
IYA, tapi tidak dengan semua wartawan. Memang, ada beberapa hal yang mereka kejar dari saya dan mereka temukan, yang buat saya itu justru menyakitkan. Ketika seorang artis menjadi sukses, apapun yang ia bicarakan pasti menjadi berita. Sementara pada kasus saya, saya memilih tak membicarakan kehidupan pribadi saya karena saya merasa tak punya rahasia yang saya sembunyikan. Tapi, anehnya se-Kolombia kok tahu kehidupan pribadi saya. Itu yang bikin saya kadang menangis sedih.

Apakah popularitas ini harus kamu bayar mahal?
YANG pasti saat ini saya merasa sangat lelah baik secara fisik dan mental. Saya tak hanya mengalami insomnia dan gastritis, tapi juga stres. Seringkali saya pulang ke rumah dan kemudian saya menangis karena lelah.

Sekarang setelah sukses dengan Betty La Fea, kabarnya kamu menuntut honor satu juta dolar Amerika untuk bermain di sekuelnya, Ecomoda?

WAH, itu hanya spekulasi saja. Orang selalu mengira artis akan menuntut bayaran yang lebih besar kalau ia sudah sukses membintangi satu film. Padahal tidak selalu begitu. Tapi, sebaiknya jangan bicarakan soal uang di saat ekonomi sedang tidak baik seperti sekarang.

Setelah semua yang kamu dapatkan sekarang, apakah kamu masih tetap ingin menjadi artis telenovela?
JELAS tidak. Setelah saya menyelesaikan syuting Ecomoda, saya akan istirahat dulu dari telenovela untuk mencoba main film atau teater.

Fuente : Revista Citra de Indonesia Regresar a Entrevistas